Meski Sulit, Ahok Ingin Menangkan Pilkada DKI Tanpa Money Politics

· Ahok, Jakarta, News
Penulis

Jakarta Cawagub DKI Jakarta usungan Gerindra, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), ingin memenangkan pilkada DKI tanpa politik uang. Meski Ahok mengakui, cukup sulit memenangkan pilkada DKI tanpa politik uang.

“Melakukan suatu teroboson, melakukan perlawanan terhadap status quo, apalagi membuat sejarah, memang tidak pernah mudah. Jika kelompok idealis yang mau perubahan siap mendukung, inilah waktunya karena saat ini tidak ada figur yang betul-betul dipercaya masyarakat untuk memimpin Jakart. Rakyat butuh kandidat yang sudah terbukti bersih, transparan, dan profesional. Dan saya sangat senang bisa mendampingi pak Jokowi yang juga memiliki track record yang sangat baik semasa menjadi Walikota Solo. Butuh dukungan masif dari akar rumput untuk mewujudkan perubahan besar ini,” kata Ahok kepada detikcom, Selasa (27/3/2012).

Ahok ingin memberi contoh positif untuk warga Jakarta. Bahwa sudah saatnya pemimpin bersih dari politik uang.

“Pemimpin harus bersih (bebas korupsi dan berani buktikan harta dan pajaknya), transparan (siap membuka semua anggaran utk publik), dan profesional bisa diakses langsung dan setiap saat dengan menyediakan nomor HP pribadinya,” kata dia.

Ahok masuk ke dunia politik pada tahun 2004 dengan maju sebagai anggota DPRD II. Ketika itu, hanya 97 orang yang memilih dia. Ahok menduga karena dirinya tidak membagi-bagi uang kepada masyarakat.

“Alhasil ada satu kampung yang tidak pilih saya, bahkan saksi-saksi saya tidak mau pilih saya. Pada satu even kampanye, saya naik ke panggung saya katakan “Anda goblok semua!” karena Anda sebenarnya tidak kenal saya dan siap menukar 5 tahun masa depan Anda dengan baju kaos, sedikit uang atau beras. Beruntung saya terpilih lewat kursi sisa,” kenang Ahok.

Karir politik Ahok pun berjalan cukup mulus. Saat maju menjadi Bupati Belitung Timur, modal Ahok tidak lebih dari Rp 700 juta. Kala itu Ahok bisa menang dengan 37,12 perseb suara.

“Saya juga berprinsip, saya mau jadi pejabat karena mau melakukan perlawanan terhadap sistem yang korup, jadi saya tidak khawatir kalau orang tidak mau pilih saya bahkan saya justru meminta mereka mendukung saya dalam bentuk apapun. Saya selalu mendidik rakyat agar mereka jangan mau menerima uang sedikit atau apapun dari pejabat yang akan merampok lebih banyak dari kita. Yang kita harus cari adalah pejabat bersih yang mau dan mampu memperjuangkan nasib rakyat dengan menggunakan APBD untuk rakyat,” kata dia.

Bagi Ahok, yang diperlukan masyarakat bukan sepeser uang, beras, pengobatan gratis ataupun bentuk kampanye lainnya. Yang dibutuhkan rakyat adalah akses langsung setiap rakyat membutuhkan pertolongan.

“Poin saya kita bisa berpolitik dan berhasil tanpa politik uang tapi harus berani mulai membangun semuanya dari bawah dan membuktikan kepada masyarakat bahwa saya berbeda dan bersedia jadi pelayan masyarakat,” janjiya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: